www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Lebih Seribu Buruh di Bulungan Turun ke Jalan Peringati May Day ...

Posted by On 04.41

Lebih Seribu Buruh di Bulungan Turun ke Jalan Peringati May Day ...

Lebih Seribu Buruh di Bulungan Turun ke Jalan Peringati May Day, Ini Poin Tuntutannya

Buruh yang turun aksi umumnya berasal dari buruh perusahaan perkebunan seperti sawit dan karet.

Lebih Seribu Buruh di Bulungan Turun ke Jalan Peringati May Day, Ini Poin TuntutannyaTribun Kaltim/M ArfanBuruh di Bulungan Tuntut Delapan Hal Ini Saat May Day

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Seribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI), Federasi Persatuan Buruh Indonesia (FPBI), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara turun dalam aksi solidaritas memperingati May Day, atau Hari Buruh Internasional, Selasa (1/5/2018). Hadi r pula perwakilan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND). Kahar

Buruh yang turun aksi umumnya berasal dari buruh perusahaan perkebunan seperti sawit dan karet. Aksi dipusatkan di tribun lapangan Agatis Tanjung Selor sejak pukul 12.30 siang.

Aksi ini dikawal aparat keamanan dari Polres Bulungan. Mendampingi para buruh, hadir Ketua DPC SBSI Bulungan Agustinus, Ketua Korwil SBSI Kalimantan Utara Yulius, Mohd Aswan dari LMND, termasuk Perwakilan DPP SBSI Pusat Hendrik Hutagalung.

Baca: Kartu Prabayar Anda Diblokir Hari Ini, 7 Poin Penting Agar Simcard Bisa Aktif Kembali

Sejumlah poin penting tuntutan buruh di Hari Buruh Internasional kali ini adalah menuntut Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dicopot dari jabatannya. Buruh juga meminta pemerintah mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

"Dengan PP itu, buruh hanya bekerja untuk makan. PP ini tidak membuat kesejahteraan buruh membaik," kat a Agustinus, Ketua DPC SBSI Bulungab dalam orasinya.

Baca: Biasanya Ngelawak, Raditya Dika Tulis Kalimat Haru untuk Orangtuanya Jelang Pernikahan

Buruh juga menuntut pemerintah mengajukan sistem kontrak. Sebaliknya, buruh harus diangkat menjadi karyawan tetap. Kehadiran Perpres Nomor 20 Tahun 2018 juga menjadi bahan evaluasi kaum buruh. Ia meminta pemerintah juga mencabut aturan tersebut.

"Kita juga menuntut harga-harga kebutuhan pokok diturunkan," kata Yulius Ketua Korwil SBSI Kalimantan Utara.

Baca: Kasihan, Begini Sekarang Kondisi Bocah yang Mandi Oli Bekas itu

Buru juga meminta aparat keamanan memenjarakan pelaku onion busting. Union busting atau pemberangusan serikat buruh adalah suatu praktik di mana perusahaan atau pengusaha berusaha untuk menghentikan aktivitas serikat buruh di wilayah perusahaannya.

Buruh juga menyuarakan nasib tenaga honorer khususnya yang menjadi guru dan tenaga kesehata n di Puskesman dan Pustu terpencil.

"Kehadiran Pengadilan Hubungan Industrial di Kalimantan Utara juga sangat dinantikan oleh kaum buruh. Karena kalau ke Kalimantan Timur akam kemakan biaya dan waktu yang tidak sedikit," katanya.

Penulis: Muhammad Arfan Editor: Januar Alamijaya Sumber: Tribun Kaltim Ikuti kami di Oknum Guru Digerebek di Kamar Hotel Bersama Mantan Siswinya hingga Si Gadis Menangis di Atas Ranjang Sumber: Google News | Berita 24 Kaltara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »