www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pasok Gas Bumi ke Karawang, PGN Bantu Industri Hemat Biaya ...

Posted by On 04.15

Pasok Gas Bumi ke Karawang, PGN Bantu Industri Hemat Biaya ...

Mulai April 2018, PGN resmi mengalirkan gas ke PT Hiruta Kogyo Indonesia yang merupakan perusahaan bidang otomotif yang memproduksi suku cadang mobil di Karawang.Dok. Humas PGN Mulai April 2018, PGN resmi mengalirkan gas ke PT Hiruta Kogyo Indonesia yang merupakan perusahaan bidang otomotif yang memproduksi suku cadang mobil di Karawang.


KOMPAS.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. ( PGN) kembali menambah pelanggan baru. Mulai April 2018, PGN resmi mengalirkan gas ke PT Hiruta Kogyo Indonesia yang merupakan perusahaan di bidang otomotif yang memproduksi suku cadang mobil.

"Awal April ini pabrikasi metal untu k kebutuhan otomotif ini telah beralih menggunakan gas bumi PGN. Sebelumnya, pabrik ini memproduksi metal menggunakan bahan bakar CNG," kata Sekretaris Perusahaan PT PGN, Rachmat Hutama, Senin (9/4/2018).

Saat ini, dunia industri dituntut untuk efisien dalam penggunaan bahan bakar agar semakin berdaya saing. Gas bumi, ia melanjutkan, merupakan salah satu energi yang dapat memberikan efisiensi. Selain itu, gas bumi PGN paling bersih dan aman digunakan ketimbang bahan bakar fosil lainnya.

"Dengan beralih ke gas bumi PGN, perusahaan metal ini dapat menghemat sekitar 30 persen dibandingkan penggunaan bahan bakar sebelumnya," kata Rachmat.

(Baca: PGN Tambah Pelanggan Industri di Sidoarjo dan Medan)

Selain PT Hiruta Kogyo Indonesia, pada awal April ini PGN juga menyalurkan gas bumi perdana ke PT Alexindo di Karawang. Tepatnya pada 2 April lalu, gas bumi PGN telah mengalir untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar ke perusahaan yang memproduksi aluminium ini.

Menurut Rachmat, penambahan pelanggan baru di sektor industri ini merupakan salah satu komitmen PGN untuk terus memperluas pemanfaatan energi baik dari gas bumi kepada pelaku usaha. Sebelum dua perusahaan ini, PGN telah memasok gas bumi untuk sejumlah industri besar di Karawang, di antaranya PT Surya Energi Parahita, PT Trigunapratama Abadi, PT Chunetsu Indonesia, dan PT Gemala Kempa Daya.

"Tidak berhenti di situ saja, dalam waktu dekat ini kami akan melakukan gas-in lagi ke enam industri di wilayah Karawang," katanya.

Rachmat mengatakan, sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional, PGN optimistis penambahan pelanggan ini akan mendongkrak kinerja perusahaan menjadi semakin baik.

Mulai April 2018, PGN resmi mengalirkan gas ke PT Hiruta Kogyo Indonesia yang merupakan    perusahaan bidang otomotif yang memproduksi suku cadang mobil di Karawang.dok. Humas PGN Mulai April 2018, PGN resmi mengalirkan gas ke PT Hiruta Kogyo Indonesia yang merupakan perusahaan bidang otomotif yang memproduksi suku cadang mobil di Karawang.

Pada tahun ini, PGN akan tetap mengembangkan infrastruktur gas bumi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi bagi masyarakat.

PGN akan semakin agresif membangun infrastruktur gas bumi nasional untuk meningkatkan pemanfaatan produksi gas nasional. Pada 2017, infrastruktur pipa gas PGN bertambah sepanjang lebih dari 175 kilometer dan saat ini mencapai lebih dari 7.453 kilometer atau setara dengan 80 persen pipa gas bumi hilir nasional.

Dari infrastruktur tersebut, PGN menyalurkan gas bumi ke 1.730 pelanggan industri manufaktur dan pembangkit listrik, 1.984 pelanggan komersial (hotel, restoran, rumah sakit) dan Usaha Kecil Menengah (UKM), serta 199.403 pelanggan rumah tangga.

Pelanggan Gas Bumi PGN tersebar di berbaga i wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatra Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara dan Sorong Papua.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Komitmen PGN untuk Negeri

Berita Terkait

BUMD Papua Digandeng untuk Kembangkan Infrastruktur Gas PGN

PGN Dinilai Punya Kapasitas untuk Berperan Lebih Besar

PGN Pamerkan Rumah Pintar Berbasis Energi

Pakai Gas Bumi PGN, Pabrik Sohun Ini Bisa Berhemat

Terkini Lainnya

Visa, Salah Satu Perusahaan 'Fintech' Tertua di Dunia

Visa, Salah Satu Perusahaan "Fintech" Tertua di Dunia

Bisnis 09/04/2018, 18:07 WIB Menteri Pertanian: Indonesia Tak Mau Didikte soal Sawit oleh Uni Eropa

Menteri Pertanian: Indonesia Tak Mau Didikte soal Sawit oleh Uni Eropa

Makro 09/04/2018, 17:24 WIB Pasok Gas Bumi ke Karawang, PGN Bantu Industri Hemat Biaya Bahan Bakar

Pasok Gas B umi ke Karawang, PGN Bantu Industri Hemat Biaya Bahan Bakar

Makro 09/04/2018, 17:10 WIB 5 Hal yang Harus Dilakukan 'Fresh Graduate' agar Sukses di Usia Muda

5 Hal yang Harus Dilakukan "Fresh Graduate" agar Sukses di Usia Muda

Inspirasi 09/04/2018, 17:00 WIB Mendag: Eropa Hambat Ekspor CPO, Indonesia Tak Boleh Berdiam Diri

Mendag: Eropa Hambat Ekspor CPO, Indonesia Tak Boleh Berdiam Diri

Makro 09/04/2018, 16:58 WIB BCA akan berga   bung di jaringan ATM Himbara Link?

BCA akan bergabung di jaringan ATM Himbara Link?

Keuangan 09/04/2018, 16:32 WIB Penting, Pengelolaan Kekayaan secara Profesional

Penting, Pengelolaan Kekayaan secara Profesional

Rilis 09/04/2018, 16:19 WIB 5 Tips Bagi Harta Gono Gini yang Adil Setelah Bercerai

5 Tips Bagi Harta Gono Gini yang Adil Setelah Bercerai

Inspirasi 09/04/2018, 16:00 WIB  Tiga BUMN Kerja Sama soal Hukum dengan Kejaksaan

Tiga BUMN Kerja Sama soal Hukum dengan Kejaksaan

Makro 09/04/2018, 15:56 WIB Pemerintah Akan Intervensi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

Pemerintah Akan Intervensi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

Makro 09/04/2018, 15:53 WIB Pemerintah akan Kembangkan Ummart, Toko Ritel yang Berbasis Pesantren

Pemerintah akan Kembangkan Ummart, Toko Ritel yang Berbasis Pesantren

Makro 09/04/2018, 15:40 WIB Pelindo III Siapkan Terminal Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak untuk Tol Laut

Pelindo III Siapkan Terminal Jamrud Selatan Pelabuhan Tanjung Perak untuk Tol Laut

Rilis 09/04/2018 , 15:15 WIB Ini 6 Momen yang Tepat untuk Membeli Rumah

Ini 6 Momen yang Tepat untuk Membeli Rumah

Inspirasi 09/04/2018, 15:00 WIB Kartu Debit Pakai Logo 'Garuda,' Nasabah Tetap Bisa Pakai Kartu Prinsipal Asing

Kartu Debit Pakai Logo "Garuda," Nasabah Tetap Bisa Pakai Kartu Prinsipal Asing

Makro 09/04/2018, 14:39 WIB Wamen ESDM: Kelangkaan Premium dari Sabang Sampai Merauke

Wamen ESDM: Kelangkaan Premium dari Sabang Sampai Merauke

Makro 09/04/2018, 14:38 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kaltara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »