www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Penyelundupan 1 Ton Buah Asal Malaysia Via Kaltara Diamankan

Posted by On 03.04

Penyelundupan 1 Ton Buah Asal Malaysia Via Kaltara Diamankan

Rabu 06 Desember 2017, 15:14 WIB Penyelundupan 1 Ton Buah Asal Malaysia Via Kaltara Diamankan Sofyan Ali, Farhan - detikNews Penyelundupan 1 Ton Buah Asal Malaysia Via Kaltara Diamankan Tarakan - Dirjen Karantina Kementerian Pertanian (Kementan) bersama TNI dan Polri menggagalkan upaya penyelundupan 1 ton buah asal Malaysia. Ribuan buah tersebut diselundupkan melalui jalur laut dan masuk ke Indonesia melalui pelabuhan-pelabuhan tikus.
Kepala Badan Karantina Kementan Banun Hartini mengatakan, 1,53 ton buah ilegal tersebut diamankan petugas saat tengah dipindahkan oleh para pelaku dari sebuah long boat ke mobil pickup di sebuah Dermaga di Kecamatan Sebatik Utara, Kalimantan Utara.
"Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebut ada upaya penyelundupan buah yang di lakukan di dermaga Lalosalo Sebatik Utara. Kemudian ketika petugas melakukan pengecekan ditemukan kebenaran informasi tersebut, dan dilakukan penangkapan," kata Banun saat ditemui perjanjian kerjasama antara Badan Karantina Kementan dengan Polri dan TNI di Bogor, Rabu (6/12/2017).
Dari lokasi penangkapan, kata Banun, pihaknya mengamankan 12 jenis buah yang berasal dari Malaysia, seperti Apel, Jeruk, pear, Anggur, Lengkeng dan Pepaya.
"Pemilik barang berinisial H juga diamankan. Dari hasil pemeriksaan, buah segar itu tidak dilengkapi Phitosanitary Certificate dari negara asal," kata Banun.
Saat ini ribuan buah tersebut diamankan di Kantor Karantina Tarakan Wilker Sebatik karena melanggar UU Nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan dan turunannya.
Penyelundup Pakai Long Boat
Petugas melakukan penahanan ke pelaku penyelundupan berinisial H beserta barang bukti. H menyelundupkan menggunakan long boat.
"Saat kita lakukan pengecekan ke lokasi, ternyata benar. Dari hasil penyelidikan petugas Karantina ditemukan sebuah long boat dari Tawau yang sedang bongkar muat buah segar ke atas mobil pick up," terang Petugas Balai Karantina Pertanian Wilayah Kerja Sebatik, Maruliman.
Pada saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan 12 jenis buah segar diantaranya apel, jeruk, pir, anggur, kelengkeng, papaya, dan beberapa jenis buah lainya. Pemilik barang H tidak bisa menunjukan surat lengkap,
"Yang bersangkutan tidak bisa menunjukan Phitosanitary Certificate dari Negara asal, oleh karena itu dilakukan penahanan," urai Maruliman.
Diduga, pasokan buah segar yang masuk secara illegal ini untuk memenuhi kebutuhan menjelang Natal dan Tahun baru. Di mana permintaan buah segar di Kaltara meningkat. Seh ingga oknum memanfaatkan momen ini sebagai upaya memperkaya diri, dengan melakukan tindakan illegal.
(asp/asp)Sumber: Google News | Berita 24 Kaltara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »