www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Utara

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pantai Kayu Angin di Nunukan, Berpayung dan Berbangku Pelangi

Posted by On 14.49

Pantai Kayu Angin di Nunukan, Berpayung dan Berbangku Pelangi

Pantai Kayu Angin yang dipercantik dengan banguna payung dan bangku warna warni hasil gotong royong warga di Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (19/11/2017). Pantai dengan pasir coklat yang terletak perairan perbatasan Indonesai ? Malaysia tersebut selama ini terlihat kumuh dengan sampah karena tidak adanya pengelolaan yang baik oleh pemerintah daerah.KOMPAS.com/SUKOCO Pantai Kayu Angin yang dipercantik dengan banguna payung dan bangku warna warni hasil gotong royong warga di Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (19/11/2017). Pantai dengan pasir coklat yang terletak perairan perbatasan Indonesai ? Malaysia tersebut selama ini terlihat kumuh dengan sampah karena tidak adanya pengelolaan yang baik oleh pemerintah daerah.

NUNUKAN, KOMPAS.com â€" Minggu (19/11/2017) sore, ratusan warga Nunukan, Kalimantan Utara terlihat asyik berswafoto di sejumlah titik pinggir pantai Kayu Angin yang terletak di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Kebanyakan pengunjung memilih berswafoto di bangunan payung dan bangku warna-warni di pinggir pantai.

(Baca juga : Berburu Sate Today di Pasar Perbatasan Ujung Pulau Nunukan...)

Sementara sebagian pengunjung yang membawa anak-anak lebih suka menghabiskan sore itu dengan bermain jungkat jungkit yang juga dicat warna-warni di bibir pantai sebelah barat.

“Anak-anak tambah betah dengan adanya ayunan dan jungkat jungkit serta adanya bangku warna-warni di sini. Dulunya nggak ada, cuma pantai yang kotor," ujar Ikhwan, salah satu warga Nunukan yang datang bersama keluarga Minggu (19/11/2017).

Pohon Kayu Angin di Pantai Kayu Angin, Nunukan, Kalimantan Utara mulai condong terdampak abrasi pantai.KOMPAS.com/SUKOCO Pohon Kayu Angin di Pantai Kayu Angin, Nunukan, Kalimantan Utara mulai condong terdampak abrasi pantai.Santi, warga Sebatik yang terlihat berswafoto bersama teman-temannya di bangunan payung yang terbuat dari kayu dengan atap daun kelapa yang juga dicat warna-warni mengaku senang dengan adanya pembuatan sejumlah wahana permainan anak-anak dan bangku warna-warni yang menghiasai pantai Kayu Angin.

Pantai Kayu Angin yang selama ini terlihat kotor karena sampah dari laut yang terbawa ombak terdampar di pantai kini terlihat lebih indah dengan hadirnya 10 bangunan payung dari kayu serta 10 bangku warna-warni yang diletakkan di bibir pantai.

Warga juga terlihat secara gotong royong membangun wahana permainan seperti ayunan, jungkat junkgit dari kayu serta lapangan futsal di salah satu spot bibir pantai.

Pantai Kayu Angin di Nunukan, Kalimantan Utara yang indah dengan pasir coklatnya yang bersih terancam abrasi.KOMPAS.com/SUKOCO Pantai Kayu Angin di Nunukan, Kalimantan Utara yang indah dengan pasir coklatnya yang bersih terancam abrasi.“Banyak warga yang mengunggah keindahan pantai Kayu Angin di Facebook setelah warga gotong royong membangun payung dan bangku warna-warni. Terlihat lebih cantik,” ujarnya.

Ide membangun pantai Kayu Angin secara bergotong rotong, menurut Ketua DPRD Nunukan Dani Iskandar, karena selama ini masyarakat berharap pantai Kayu Angin bisa dikelola secara baik sehingga berdampak adanya perputaran perekonomian.

Selama ini pantai Kayu Angin seperti dibiarkan kumuh dengan sampah dan tidak adanya fasilitas pendukung seperti jalan masuk menuju pantai, kawasan parkir untuk kendaraan pengunjung serta tempat sampah bagi p engunjung.

Padahal setiap akhir pekan ratusan hingga ribuan warga Nunukan mengunjungi pantai Kayu Angin.

Rumah salah satu warga di Pantai Kayu Angin, Nunukan, Kalimantan Utara  yang terancam ambruk tergerus abrasi pantai. Selain di Pantai Kayu Angin dan Pantai Batu Lamampu, abrasi pantai juga terjadi di Pantai Tanjung Aru. Sayangnya upaya pembuatan pemecah gelombang di beberapa lokasi belum bisa menghentikan laju abrasi pantai di Sebatik.KOMPAS.com/SUKOCO Rumah salah satu warga di Pantai Kayu Angin, Nunukan, Kalimantan Utara yang terancam ambruk tergerus abrasi pantai. Selain di Pantai Kayu Angin dan Pantai Batu Lamampu, abrasi pantai juga terjadi di Pantai Tanjung Aru. Sayangnya upaya pembuatan pemecah gelombang di beberapa lokasi belum bisa menghentikan laju abrasi pantai di Sebatik.Nantinya, lanjut Dani Iskandar, pantai Kayu Angin akan dikelola oleh BUMdes sete mpat.

“Dengan dibangun secara gotong royong artinya warga saling memiliki dan saling menjaga. Kita hanya fasilitasi saja karena pantai Kayu Angin ini salah satu tujuan wisata bagi warga. Semoga dengan semakin cantik pengunjung dari Malaysia juga tertarik ke sini sehingga ada pemberdayaan ekonomi," kata Dani Iskandar.

Berita Terkait

Meriahnya Parade Budaya Bahari di Wakatobi

Berenang di Pantai Bahari Sambil Menikmati Aneka Kuliner Mandar

Kaya Budaya, Sejarah, dan Bahari, Datanglah ke Tidore!

Aplikasi Pengulas Wisata Bahari Ini Cocok untuk "Traveler"

Terkini Lainnya

5 Destinasi Wisata di Tanah Asal Suami Kahiyang

5 Destinasi Wisata di Tanah Asal Suami Kahiyan g

Travel Story 20/11/2017, 22:14 WIB Pantai Kayu Angin di Nunukan, Berpayung dan Berbangku Pelangi

Pantai Kayu Angin di Nunukan, Berpayung dan Berbangku Pelangi

Travel Story 20/11/2017, 21:08 WIB Melancong ke 5 Destinasi Wisata di Tanah Kelahiran Bobby

Melancong ke 5 Destinasi Wisata di Tanah Kelahiran Bobby

Travel Story 20/11/2017, 19:16 WIB Daerah Penghasil Kopi di Indonesia Favorit Warga Dunia

Daerah Penghasil Kopi di Indonesia Favorit Warga Dunia

Food Story 20/11/2017, 18:05 WIB Jelajahi Dua Sisi Ginza dalam Satu Hari

Jelajahi Dua Sisi Ginza dalam Satu Hari

Jepang Terkini 20/11/2017, 17:23 WIB 7 Fakta Menarik Tentang Friedrich Silaban dan Masjid Istiqlal

7 Fakta Menarik Tentang Friedrich Silaban dan Masjid Istiqlal

Travel Story 20/11/2017, 17:04 WIB Hari Angklung Sedunia Diperingati di Gedung Sate Bandung

Hari Angklung Sedunia Diperingati di Gedung Sate Bandung

News 20/11/2017, 16:41 WIB Mengenal Lebih Jauh Arsitek Kebanggaan Indonesia, Friedrich Silaban

Mengenal Lebih Jauh Arsitek Kebanggaan Indonesia, Friedrich Silaban

Travel Story 20/11/2017, 16:04 WIB Liburan Mewah ala Perkotaan di Dalam Kapal Pesiar

Liburan Mewah ala Perkotaan di Dalam Kapal Pesiar

Travel Story 20/11/2017, 15:32 WIB Bukan Cuma Satu, Bakal Ada 9 Hotel Gantung Lagi di Gunung Parang

Bukan Cuma Satu, Bakal Ada 9 Hotel Gantung Lagi di Gunung Parang

News 20/11/2017, 15:03 WIB Jelang Akhir Tahun, H   ello Kitty and Friends Ramaikan Bandara Changi

Jelang Akhir Tahun, Hello Kitty and Friends Ramaikan Bandara Changi

News 20/11/2017, 14:05 WIB Kapal Pesiar Ini Berikan Kemudahan Menjelajah Hingga 5 Destinasi dalam 5 Malam

Kapal Pesiar Ini Berikan Kemudahan Menjelajah Hingga 5 Destinasi dalam 5 Malam

Travel Story 20/11/2017, 13:05 WIB Video Teaser: Menginap di Hotel Gantung Tertinggi Sedunia di Purwakarta

Video Teaser: Menginap di Hotel Gantung Tertinggi Sedunia di Purwakarta

Hotel Story 20/11/2017, 12:03 WIB Kapal Pesiar    World Dream Resmi Berlayar di Hongkong

Kapal Pesiar World Dream Resmi Berlayar di Hongkong

News 20/11/2017, 11:10 WIB Fakta Unik Hotel Gantung Tebing Parang di Purwakarta

Fakta Unik Hotel Gantung Tebing Parang di Purwakarta

Hotel Story 20/11/2017, 10:09 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kaltara

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »