GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Medco Berminat Perpanjang Kontrak Blok Tarakan

Medco Berminat Perpanjang Kontrak Blok Tarakan

HomeBeritaEnergiEnergi Medco Berminat Perpanjang Kontrak Blok Tarakan "Akan perpanjang, tapi kami masih menunggu proses internal," kata Ronald Gunawan.�����������…

Medco Berminat Perpanjang Kontrak Blok Tarakan

  • Home
  • Berita
  • Energi

Energi

Medco Berminat Perpanjang Kontrak Blok Tarakan "Akan perpanjang, tapi kami masih menunggu proses internal," kata Ronald Gunawan. Medco Energi Medco Energi Rabu 22/11/2017, 11.17 WIB Anggita Rezki Amelia Revisi Aturan Gas Pipa Untungkan PGN Saka Siapkan Rp 1,35 Triliun untuk Pengembangan Lapangan Sidayu Pemerintah Godok Aturan Pengalihan Komitmen Eksplorasi AntarBlok Migas

PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak usahanya, PT Medco E&P Indonesia menyatakan minatnya memperpanjang kontrak Blok Tarakan di Kalimantan Utara. Alasannya, perusahaan m enilai blok tersebut masih ekonomis.

Chief Operating Officer (COO) Medco Ronald Gunawan mengatakan perpanjangan itu sampai saat ini masih dibahas secara internal. "Akan perpanjang, tapi kami masih menunggu proses internal," kata dia kepada Katadata, Senin (21/11).

Daftar newsletter Katadata sekarang! Dapatkan berita terbaru pilihan kami melalui email Anda setiap hari (Senin - Jumat). Saya setuju untuk menerima promosi dari produk & layanan Katadata. Kode Keamanan Baru Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya. Alamat email Anda telah terdaftar Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi Silahkan mengisi alamat email Silahkan mengisi alamat email dengan benar Masukkan kode pengaman dengan benar Silahkan mengisi captcha

Blok Tarakan saat ini 100% PT Medco E&P Tarakan. Blok tersebut akan berakhir kontraknya pada 2022. Adapun perusahaan mengoperasikan Blok Tarakan secara komersial sejak 1992.

Hingga saat ini, produksi migas di blok tersebut berhasil dipertahankan laju penurunannya di bawah 30% per tahun. Ini karena Medco melakukan optimasi produksi, artificial lift, pengeboran sumur ulang dan pemeliharaan sumur.

Berdasarkan laporan tahunan Medco 2016, produksi minyak Blok Tarakan sebesar 1,94 ribu barel per hari (bph). Jumlah itu meningkat dibandingkan 2015 yang hanya mencapai 1,82 ribu bph. Produksi gas Tarakan juga meningkat menjadi 0,84 juta kaki kubik per hari (mmscfd) dari 0,75 mmscfd di tahun 2015.

Tahun 2016, perseroan juga melakukan pekerjaan ulang dua sumur. Hasilnya produksi minyak bisa meningkat 7% dari tahun sebelumnya. Saat itu Blok Tarakan memiliki 21 sumur minyak dan satu gas yang aktif.

(Baca: Harga Minyak Naik, Laba Medco S emester I Melonjak 7 Kali Lipat)

Di sisi lain, gas dari blok tersebut digunakan untuk kebutuhan kelistrikan, rumah tangga dan masyarakat Kota Tarakan sebagai bagian dari pelaksanaan program Gas Kota. Medco menjual gas ke rumah tangga dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN melalui kontrak jangka panjang.

Artikel Terkait Revisi Aturan Gas Pipa Untungkan PGN "Siapa yang punya infrastruktur terbesar bisa mengelola lebih banyak wilayah," kata Adi. Saka Siapkan Rp 1,35 Triliun untuk Pengembangan Lapangan Sidayu Dana itu akan digunakan untuk mengebor lima sumur dan membangun dua anjungan (platform) di Lapangan Sidayu. Pemerintah Godok Aturan Pengalihan Komitmen Eksplorasi AntarBlok Migas Jadi komitmen pasti eksplorasi bisa dipindahkan ke blok lain asal masih milik kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) tersebut.

Berita Terpopuler

Keuangan Bebaskan Denda, Sri Mu lyani Dorong Wajib Pajak Laporkan Seluruh Harta "Wajib pajak diminta untuk menyampaikan secara jujur seluruh hartanya, (maka) akan mendapatkan tarif ... Nasional Siasat Setya Novanto Berkelit dari KPK Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini berkali-kali mengelak dari panggilan pemeriksaan dengan berb ... Nasional KPK Tahan dan Langsung Bantarkan Setya Novanto Karena dibantarkan, masa tahanan Setya Novanto tak berkurang selama menjalani perawatan di rumah sak ... Keuangan Sederet Nama Masuk Radar Kandidat Dirjen Pajak Baru Beberapa nama yang mencuat merupakan pejabat di lingkaran dekat Menteri Keuangan Sri Mulyani. Digital Bukalapak Siap Susul Status Unicorn Tokopedia, Traveloka, dan Go-Jek Bukalapak akan mendapat suntikan dana dari investor asing, meski pemodal lokal masih mendominasi kep ...

Opini

Sampe L. Purba Sampe L Purba

Mematut Potensi India, Pasar Raksasa Gas Dunia

Ignatius Haryanto Ignatius Haryanto

Kolaborasi, Solusi Menghadapi Disrupsi Industri Media

Rini Mariani Soemarno Rini Soemarno

BUMN Harus Mengerjakan Proyek yang Tak Diminati Swasta

Joko Widodo Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Kalau Berpikir Politik, Tidak Perlu Masuk ke Infrastruktur

Jusuf Kalla Jusuf Kalla

Pembangunan Infrastruktur Justru Solusi di Saat Krisis

Baca juga PGN Energi Revisi Aturan Gas Pipa Untungkan PGN Golkar Nasional Agung Laksono Minta Setya Novanto Mundur dari Ketua DPR Pajak Keuangan Ditjen Pajak Telusuri Harta Tersembunyi 770 Ribu Wajib Pajak Menteri PUPR di Tol Bawen Salatiga Infrastruktur Serapan Anggaran Kementerian PUPR Baru 69% Infomark Transparansi Tambang: Mulai 2020 Data Pemilik Wajib Dibuka Infomark Transparansi Tambang: Mulai 2020 Data Pemilik Wajib Dibuka Sektor Migas Tunggu Revisi Undang-Undang Infomark Sektor Migas Tunggu Revisi Undang-Undang Keterbukaan-Data , Indonesia-Masih-Tertinggal Infomark Keterbukaan Data, Indonesia Masih Tertinggal Izin Tak Layak, Penerimaan Negara Terhambat Infomark Izin Tak Layak, Penerimaan Negara Terhambat Sumber: Google News | Berita 24 Kaltara

Tidak ada komentar