Konektivitas ASEAN Kawasan Timur Digenjot, "Open Sky" Jadi ...

Konektivitas ASEAN Kawasan Timur Digenjot, "Open Sky" Jadi ... KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Ilustrasi bandara ...

Konektivitas ASEAN Kawasan Timur Digenjot, "Open Sky" Jadi ...

Ilustrasi bandara KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Ilustrasi bandara

TARAKAN, KOMPAS.com - Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) mendorong peningkatan kegiatan ekonomi di antara 4 negara yang berada pada kawasan ASEAN bagian timur tersebut.

Salah satunya adalah mendorong peningkatan konektivitas.

Dalam pertemuan Menteri BIMP-EAGA ke-21 yang diselenggarakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara, Tarakan, Sabtu (2/12/2017), para delegasi setuju bahwa konektivitas perlu ditingkatkan. Dengan demikian, sektor perdagangan dan pariwisata pun dapa t digenjot.

Kedua sektor tersebut memiliki potensi yang besar untuk menumbuhkan ekonomi di kawasan ASEAN bagian timur. Namun, dalam menggenjot konektivitas, topik mengenai open sky atau kebijakan bersama membuka wilayah udara, kemudian mengemuka.

Open sky Indonesia dianggap masih terbatas, sehingga ada usulan harus ditambah.

(Baca juga: Hadapi Open Sky 2015, Maskapai Nasional Dibayangi Masalah Harga Avtur)

Saat ini, bandara internasional di Indonesia yang sudah menerapkan open sky antara lain Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandara Internasional Kualanamu, Bandara Internasional Juanda, Bandara Internasional Sultan Hassanudin, dan Bandara Internasional Ngurah Rai.

Adapun, beberapa rute penerbangan di kawasan ASEAN bagian timur dianggap tak hanya dapat meningkatkan konektivitas antarnegara anggota BIMP-EAGA, namun juga mendorong pariwisata. Rute penerbangan tersebut salah satunya adalah Pontianak-Kuching.

Menan ggapi hal tersebut, Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Bidang Hubungan Ekonomi, Pembangunan Manusia, dan Kebudayaan Raldi Hendro Koestoer menyebut, kebijakan open sky terkait pula dengan keamanan.

Sehingga, pemerintah mengantisipasi agar kebijakan ini tidak menimbulkan adanya kegiatan ilegal.

"Ini menyangkut keamanan karena kita posisinya di tengah. Agar tidak dikhawatirkan adanya aktivitas ilegal," ujar Raldi.

(Baca juga: Sambut "Open Sky", Garuda "Pede" Bersaing dengan Singapore Airlines)

Ia pun menjelaskan, open sky bukanlah keterbatasan. Pasalnya, saat ini pun Indonesia memiliki sejumlah bandara dan pelabuhan internasional.

Pengaturan bandara dan pelabuhan tersebut juga mengikuti pola kebijakan ASEAN. Raldi menyatakan, hal yang dilakukan Indonesia terkait open sky adalah menjunjung kedisiplinan.

"Port (pelabuhan) dan airport itu ujung tombak ki ta, pintu kita. Sehingga, harus lebih secure (aman) dan tidak mudah dimasuki hal-hal yang sifatnya ilegal," ucap Raldi.

Sebagai informasi, Indonesia telah menandatangani perjanjian open sky ASEAN pada 2016. Kebijakan ini mencakup perjanjian multilareral di antara 10 negara anggota ASEAN untuk menyatukan regulasi udara mereka ke dalam pasar penerbangan tunggal.

Dengan meningkatkan konektivitas seperti itu, maka negara-negara anggota ASEAN menargetkan peningkatan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. ASEAN sendiri saat ini merupakan rumah bagi 600 juta jiwa.

Kompas TV Bandara Internasional Jawa Barat Siap Beroperasi 2018

Terkini Lainnya

Genjot Dana Pihak Ketiga, BTN Sebar Hadiah 'Kekinian'

Genjot Dana Pihak Ketiga, BTN Sebar Hadiah "Kekinian"

Rilis 03/12/2017, 13:05 WIB Konektivitas ASEAN Kawasan Timur Digenjot, 'Open Sky' Jadi S   orotan

Konektivitas ASEAN Kawasan Timur Digenjot, "Open Sky" Jadi Sorotan

Makro 03/12/2017, 12:00 WIB Saham Emiten Properti Masih Menunggu Sentimen Pilkada dan Pemilu

Saham Emiten Properti Masih Menunggu Sentimen Pilkada dan Pemilu

Makro 03/12/2017, 11:17 WIB Kalimantan Utara Ingin Jaring Banyak Investor Asing

Kalimantan Utara Ingin Jaring Banyak Investor Asing

Makro 03/12/2017, 09:15 WIB Stasiun Penyedia Listrik Umum PLN Jakarta Raya Raih Penghargaan

Stasiun Penyed ia Listrik Umum PLN Jakarta Raya Raih Penghargaan

Makro 03/12/2017, 08:46 WIB Pemenang Nobel Joseph Stiglitz: Bitcoin Tak Memberikan Manfaat Sosial

Pemenang Nobel Joseph Stiglitz: Bitcoin Tak Memberikan Manfaat Sosial

Makro 03/12/2017, 08:21 WIB OPEC dan Rusia Sepakat Perpanjang Pemangkasan Produksi Minyak

OPEC dan Rusia Sepakat Perpanjang Pemangkasan Produksi Minyak

Makro 03/12/2017, 07:32 WIB Penerbangan Garuda Indonesia Berangsur Lancar

Penerbangan Garuda Indonesia Berangsur Lancar

Rilis 02/12/2017, 19:33 WIB Riset Pasar, Syarat untuk Kembangkan Bisnis Lebih Luas

Riset Pasar, Syarat untuk Kembangkan Bisnis Lebih Luas

Rilis 02/12/2017, 18:27 WIB Kepala BKP Kementan Berikan Motivasi kepada Mahasiswa STPP untuk Jadi Petani

Kepala BKP Kementan Berikan Motivasi kepada Mahasiswa STPP untuk Jadi Petani

Makro 02/12/2017, 16:57 WIB Alasan Garuda Indonesia Delay Akibat Gunung Agung Dipertanyakan YLKI

Alasan Garuda Indonesia Delay Akibat Gunung Agung Dipertanyakan YLKI

Bisnis 02/12/2017, 13:55 WIB 2018, Praktik Investasi Ilegal Diperkirakan Masih Marak

2018, Praktik Investasi Ilegal Diperkirakan Masih Marak

Keuangan 02/12/2017, 07:28 WIB 2.500 Produk UMKM Dijual di Transmart Sukoharjo

2.500 Produk UMKM Dijual di Transmart Sukoharjo

Bisnis 01/12/2017, 22:59 WIB Erupsi Gunung Agung Sebabkan Efek Domino 'Delay' Penerbangan Garuda Indonesia

Erupsi Gunung Agung Sebabkan Efek Domino "Delay" Penerbangan Garuda Indonesia

Bisnis 01/12/20 17, 20:17 WIB Sejumlah Tugas Berat untuk Dirjen Pajak Baru, Robert Pakpahan

Sejumlah Tugas Berat untuk Dirjen Pajak Baru, Robert Pakpahan

Makro 01/12/2017, 20:01 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kaltara

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Lokal,3,Nasional,6,
ltr
item
Berita 24 Kalimantan Utara: Konektivitas ASEAN Kawasan Timur Digenjot, "Open Sky" Jadi ...
Konektivitas ASEAN Kawasan Timur Digenjot, "Open Sky" Jadi ...
http://assets.kompas.com/crop/55x0:640x390/750x500/data/photo/2012/02/15/1308156780x390.jpg
Berita 24 Kalimantan Utara
http://www.kaltara.berita24.com/2017/12/konektivitas-asean-kawasan-timur.html
http://www.kaltara.berita24.com/
http://www.kaltara.berita24.com/
http://www.kaltara.berita24.com/2017/12/konektivitas-asean-kawasan-timur.html
true
6236837920840040589
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy